Bagikan

Suku bunga KPR rendah di tawarkan beberapa bank pada bulan Juli 2021 . Bagi Anda yang berencana membeli rumah dengan KPR, kesempatan bagus ini tentu sayang jika dilewatkan begitu saja.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) memutuskan mempertahankan tingkat suku bunga acuan (7 Days Reverse Repo Rate/BI 7DRR) sebesar 3,5 persen pada Juli 2021. Begitu pula dengan tingkat suku bunga deposit facility dan bunga lending facility masing-masing tetap 2,75 persen dan 4,25 persen.

Bank Indonesia mengharapkan dan terus mendorong para perbankan agar menurunkan suku bunga kredit, khususnya untuk kredit baru.

Akan tetapi, sebelum berencana mengajukan KPR, penting untuk Anda mengetahui lebih detail seputar seluk beluk KPR. Diantaranya:

  1. Pengertian KPR
  2. Jenis-Jenis Bunga KPR Di Indonesia
    • Bunga Tetap (Fixed Rate)
    • Bunga Mengambang (Floating Rate)
    • Bunga Capped
  3. Cara Menghitung Bunga KPR
    • Menghitung Bunga KPR dengan Metode Efektif
    • Menghitung Bunga KPR dengan Metode Flat
    • Menghitung Bunga KPR dengan Metode Anuitas
  4. Take Over KPR
  5. Lima Pilihan Bank KPR dengan Suku Bunga Rendah
  6. Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Debitur tentang Bunga KPR

Baca juga : Alasan Utama Kenapa Harus Pilih Juanda City Park

Bank Dengan Suku Bunga KPR Rendah 2021



1. Pengertian KPR

Arti KPR seperti dikutip dari laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), KPR adalah suatu fasilitas kredit yang diberikan oleh perbankan kepada para nasabah perorangan yang akan membeli atau memperbaiki rumah (KPR rumah). Di Indonesia, saat ini dikenal ada 2 jenis arti KPR yakni KPR subsidi dan KPR non-subsidi.

KPR rumah subsidi adalah suatu kredit yang diperuntukan kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan atau perbaikan rumah yang telah dimiliki.

KPR merupakan singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah, yaitu produk pembiayaan untuk pembeli rumah dengan skema pembiayaan sampai dengan 85% – 90% dari harga rumah.

Hingga saat ini KPR disediakan oleh perbankan, walaupun sudah ada perusahaan pembiayaan yang menyalurkan pembiayaan dari lembaga sekunder untuk pembiayaan perumahan (housing financing).

Pengembang biasanya sudah bekerja sama dengan bank untuk mempermudah proses pengajuan KPR. Oleh sebab itu, salah satu pertimbangan saat membeli rumah adalah bank yang menyalurkan KPR.

Permohonan KPR diajukan dengan mengisi formulir pemesanan unit dari pengembang serta melunasi biaya pemesanan dan uang muka. Lengkapi formulir pengajuan kredit dan siapkan dokumen-dokumen penting seperti yang tertera dalam daftar syarat KPR berikut ini.

  • – Warga Negara Indonesia (WNI) dan memahami hukum.
  • – Bagi karyawan, usia minimal adalah 21 tahun dan maksimal 55 tahun.
  • – Bagi wiraswasta dan profesional, usia minimal adalah 21 tahun dan maksimal 65 tahun.
  • – Memiliki penghasilan rutin setiap bulan.
  • – Sudah bekerja minimal dua tahun untuk karyawan.
  • – Sudah menjalankan usaha minimal tiga tahun untuk wiraswasta dan profesional .

Pada umumnya fasilitas KPR pemohon akan dikenakan beberapa biaya, diantaranya biaya appraisal, biaya notaris, provisi bank, biaya asuransi kebakaran, biaya premi asuransi jiwa selama masa kredit.

Baca Juga : Desain Rumah Modern | Populer Di Kalangan Milenial

2. Jenis-Jenis Bunga KPR Di Indonesia

Suku bunga KPR tetap (fixed) dan fluktuatif (floating) merupakan dua jenis sistem penentuan suku bunga pinjaman yang dikenal dalam dunia perbankan.

Biasanya, orang awam akan sulit menentukan pilihan diantara keduanya, apalagi bila tidak mengetahui dengan pasti cara perhitungan bunga tersebut. Secara singkat, berikut pengertian dari keduanya.

  • Bunga Tetap (Fixed Rate)

Apa itu Bunga tetap? Bunga tetap adalah suku bunga yang bersifat tetap dan tidak berubah sampai jangka waktu atau sampai dengan tanggal jatuh tempo (selama jangka waktu kredit).

Bunga dikenakan ke debitur dengan patokan angka tertentu selama tenor tertentu. Misalnya, suku bunga tetap 7% selama setahun. Artinya, di tahun pertama suku bunga tetap 7% kendati suku bunga pasar fluktuatif.

Besaran suku bunga ini umumnya tercantum pada tabel cicilan dan juga di perjanjian kredit, di mana suku bunga tidak akan berubah hingga akhir periode kredit. 

  • Bunga Mengambang (Floating Rate)

Floating rate adalah sebuah metode atau cara perhitungan bunga yang digunakan oleh bank untuk perhitungan pinjaman kredit.

Bunga yang diterapkan kepada debitur mengikuti fluktuasi suku bunga acuan (BI rate). Bank biasanya menerapkan kombinasi bunga dalam sebuah produk KPR.Misalnya, Anda membayar cicilan dengan bunga tetap selama beberapa tahun pertama, kemudian melunasi sisanya dengan bunga mengambang. Atau, bisa juga sejumlah pokok dikenai bunga tetap, dan sisanya dikenai bunga mengambang. Suku bunga KPR tetap (fixed) dan fluktuatif (floating) merupakan dua jenis sistem penentuan suku bunga pinjaman yang dikenal dalam dunia perbankan.

  • Bunga Capped

Suku bunga Cap atau kadang disebut Capped, sebenarnya adalah suku bunga floating, yang dibatasi maksimumnya pada nilai tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Selain kedua jenis bunga tersebut, ada beberapa bank yang menawarkan bunga capped atau dibatasi. Bunga capped bersifat seperti bunga mengambang, namun dibatasi. Contohnya, jika Anda mendapatkan bunga capped sebesar 10%, maka bunga yang dikenakan kepada Anda akan fluktuatif sesuai pasar namun maksimal 10%. Jika bunga di pasaran mencapai 11%, maka Anda hanya akan dikenakan bunga sebesar 10%. Namun jika bunga turun hingga 9%, bunga yang dikenakan kepada Anda juga turun hingga 9%. 

Baca juga : Promo Terbaru Juanda City Park

3. Cara Menghitung Bunga KPR

Terdapat tiga metode dalam perhitungan Bunga KPR. Metode atau cara untuk menghitung Bunga KPR antara lain metode efektif, flat, dan anuitas

A. Menghitung Bunga KPR Dengan Metode Efektif

Jumlah bunga ditentukan berdasarkan perkalian tingkat suku bunga dengan sisa pokok pinjaman. Setiap bulannya, saldo pokok pinjaman akan berkurang seiring dengan pelunasan cicilan Anda. Maka, dalam metode ini, debitur akan membayar jumlah bunga KPR yang menurun setiap bulannya.

B. Menghitung Bunga KPR Dengan Metode Flat

Dengan metode flat, bank pemberi pinjaman akan menghitung bunga berdasarkan pokok pinjaman di tahap awal. Berbeda dari metode efektif yang berdasarkan sisa pinjaman. Maka, debitur harus membayar jumlah bunga yang sama setiap bulan, lantaran pokok pinjaman karena faktor pengali dari bunga tidak berubah. Dengan demikian, porsi pokok dan porsi bunga kpr pun dalam jumlah cicilan yang tidak berubah.

C. Menghitung Bunga KPR Dengan Metode Anuitas

Metode anuitas bisa dikatakan sebagai modifikasi dari metode efektif. Metode ini mengatur jumlah angsuran pokok dan bunga yang dibayar senantiasa sama setiap bulannya. Besaran bunga anuitas akan disesuaikan berdasarkan jumlah angsuran pokok yang berubah setiap bulannya, agar total angsuran tetap sama setiap bulannya.

Baca Juga : Type La Pisa ( 2 Kamar tidur )

4. Take Over KPR

Take over KPR bisa jadi opsi tepat apabila Anda ingin membeli rumah di lokasi tertentu dengan harga relatif miring. Sebab membeli rumah yang sedang dicicil atau take over kredit, acapkali disebabkan si pemilik rumah atau penjual sedang butuh uang dalam waktu cepat.

Pihak perbankan pun melihat ini sebagai pangsa pasar yang prospektif, sehingga biasanya memberi banyak kemudahan terutama bagi nasabah yang dinilai bankable

5. Lima Pilihan Bank KPR Dengan Suku Bunga Rendah

Setelah merasa sudah siap untuk mengajukan KPR, hal lain yang tak kalah penting adalah melakukan perbandingan nilai suku bunga antar bank. Sebab, bank acapkali menawarkan promo suku bunga KPR rendah dalam rentang waktu terbatas. Momen inilah yang harus segera dimanfaatkan oleh debitur agar jumlah angsurannya menjadi lebih ringan.

Agar memudahkan Anda dalam memilih bank mana yang tepat, Rumah.com telah merangkum lima bank dengan penawaran suku bunga KPR rendah per Juli 2021.

  1. Bank CIMB Niaga

Bank CIMB Niaga memberikan penawaran program KPR yang membantu nasabah untuk bisa memiliki rumah. Baik untuk rumah/apartemen baru maupun seken. Selain itu, tak hanya pembiayaan pembelian, tersedia juga pembiayaan untuk renovasi rumah, multiguna, alih pinjaman, dan top-up kredit.

Melansir dari situs resmi CIMB Niaga, terdapat program KPR Xtra Pasti untuk rumah idaman yang memberikan program KPR terjangkau. Plafon yang diberikan hingga Rp30 Miliar. Tenor yang diberikan juga cukup lama hingga 25 tahun. Program ini berlaku sampai 30 September 2021. Berikut detailnya:

fixed 10 tahun8,66%
fixed 3 tahun7,50%
fixed 6 tahun8,25%

Baca Juga : La Monza ( 3 + 1 Kamar Tidur )

  1. Bank BNI

Program KPR BNI Griya dari Bank BNI memberikan kemudahan dan keringanan untuk Anda yang ingin mengambil punya rumah idaman. KPR ini bisa digunakan untuk pembelian rumah/apartemen baru maupun seken. Proses juga mudah bisa ajukan online melalui eForm.

Suku bunga yang ditawarkan mulai dari 4,75% p.a fixed 2 tahun pertama dan 6,75% p.a fixed 1 tahun berikutnya. Selain itu terdapat bebas angsuran pokok hingga 2 tahun dan uang muka mulai 0%. Jangka waktu yang diberikan cukup panjang hingga 30 tahun masa kredit.

  1. Bank BCA

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR dari Bank BCA menawarkan kemudahan pembiayaan untuk pembelian properti baru/seken dan Multiguna/Renovasi. Dengan tenor panjang hingga 20 tahun. Tim Rumah.com menghubungi pihak marketing Bank BCA dan mendapati promo suku bunga KPR dalam program BCA Onlinexpo dengan informasi berikut:

Program Suku Bunga Fix

Program Suku BungaKPR PembelianMinimum Tenor
Fix 2 tahun5,25%3 tahun
Fix 3 tahun5,25%5 tahun
Fix 5 tahun6,25%7 tahun

Baca Juga : Desain Rumah Klasik, Salah Satu Desain Populer

Program Suku Bunga Fix & Cap

Program Suku BungaKPR PembelianMinimum Tenor
Fix 2 tahun5.25%7 tahun
Cap 3 tahun7.25%7 tahun

Selain itu, jika ingin pelunasan dipercepat, penalti yang dibebankan 2% selama masa fix, fix n cap, dan minimal tenor. Setelah jangka waktu fixed rate atau fix & cap berakhir, berlaku bunga floating yang ditinjau setiap 6 bulan.

  1. Bank BTN

Memiliki hunian bisa Anda wujudkan melalui program pembiayaan KPR. Seperti fasilitas yang diberikan Bank BTN untuk masyarakat melalui program KPR-nya. KPR bisa digunakan untuk pembelian rumah baru dan seken baik dari developer maupun non developer. Selain itu, Anda juga bisa melakukan take over KPR dari bank lain.

Masa FixSuku BungaKeterangan
 Fixed 2 tahun 8,88%Berlaku Untuk Plafond Rp 250 Jt s.d. Rp 1,5 Milyar untuk debitur fixed income
 Fixed 3 tahun 8,88% Untuk Nasabah Prioritas Bank BTN atau menggunakan payroll/kolektif ASN/BUMN/TNI-POLRI
 Fixed 2 tahun 9,49Berlaku Untuk maksimal kredit di bawah Rp 250 Jt

Sumber: website bank btn

  1. Bank Danamon

Dalam rangka HUT Danamon Ke-65, ada program spesial suku bunga KPR dari Bank Danamon. Promo ini berlaku untuk pembelian properti baru atau seken dan juga KPR MultigunaPlafon pinjaman diberikan minimal Rp250 juta dengan maksimal tenor 20 tahun. Berikut detail promonya:

Program (Promo)Suku BungaMin Tenor
Fix 3 tahun (primary)4,65%10 tahun
Fix 3 tahun (Secondary)5,65%10 tahun

Yuk hitung-hitung simulasi KPR lewat Kalkulator KPR . Ariana akan membeli rumah seken dengan anggaran Rp500 juta. Berapa cicilan yang harus dibayarkan Ariana?

Harga Rumah yang DibeliRp500.000.000
Pembayaran DP 20%Rp100.000.000
Sisa PembayaranRp400.000.000
Periode KPRFixed 3 tahun
Suku Bunga5,65% p.a.
Tenor20 tahun

Lalu, berapa jumlah cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya?

Cicilan per bulan selama 3 tahunRp3.146.544
Cicilan setelah 3 tahunBerlaku floating (sesuai ketentuan bank)

6. Informasi 10 Bunga KPR Bank Lain

No.BankSuku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
1BPD DIY5,89%
2Standard Chartered7,63%
3Bank DBS7,79%
4Bank Panin8,25%
5Bank DKI8,75%
6Bank UOB8,80%
7Maybank9,00%
8Nobu Bank9,25%
9Bank BKE9,57%
10Bank Permata9,75%

*Berdasarkan suku bunga dasar kredit (SBDK) efektif% per tahun.

Dengan data di atas, Anda yang sudah membuat keputusan untuk memulai KPR, dapat pula mengambil keputusan bunga KPR bank mana yang cocok untuk Anda.

6. Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Debitur Tentang Bunga KPR

Setelah memilih bunga KPR yang cocok untuk Anda, tetap saja masih ada perlu diketahui, agar tidak salah langkah. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan tentang Bunga KPR:

  • Down Payment atau DP harus juga diperhatikan saat memilih bunga KPR terkait.
  • – Pastikan Anda telah membandingkan tingkat dan jenis bunga KPR.
  • – Tentukan masa pinjaman KPR Anda.
  • – Pastikan Anda telah membaca seluruh kebijakan Bank tempat Anda memilih bunga KPR.
  • – Anda perlu melunasi kredit sebelum masa cicilan habis.
  • – Ketahui penurunan sisa nilai KPR.

Di atas telah dibahas informasi suku Bunga KPR di berbagai bank. Anda pun telah mengetahui tata cara menghitung KPR serta hal-hal penting yang wajib diketahui sebelum memulai KPR. Kini saatnya Anda memantapkan hati dan pilihan pada bunga KPR yang tepat untuk diri Anda.

Bank Dengan Suku Bunga KPR Rendah 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *